19 August 2006
Manajer PSS Sleman, Hendricus Mulyono menyampaikan kabar yang menggembirakan kepada masyarakat Sleman yang selama beberapa bulan ini vakum dari agenda menonton kompetisi sepakbola. Dia menerima kabar bahwa PSSI memberikan tawaran kepada Stadion baru Sleman untuk menggelar final Copa Indonesia 2006.
Namun pihak PSS Sleman belum memberi jawaban kesanggupan untuk menggelar turnamen yang hingga kini telah memasuki babak 16 besar ini mengingat stadion yang baru di Paingan, Maguwoharjo, Sleman, belum lengkap fasilitasnya.
Menurut Hendricus, penawaran itu datang dari pengurus PSSI. Penawaran ini sekaligus untuk memberikan hiburan kepada masyarakat DIY setelah sejak bencana gempa bumi, beberapa waktu lalu, praktis belum pernah lagi digelar even sepakbola nasional.
Selain belum lengkapnya fasilitas stadion, PSS belum bisa memberi jawaban karena juga belum ada penunjukkan resmi dari PSSI. Stadion di Paingan itu, saat ini memang baru dikebut penyelesaiannya di bagian lantai seperti kamar ganti pakaian, kamar wasit dan kamar kecil.
Selain itu pintu-pintu stadion kini masih terbuka, walaupun bila diperlukan masih bisa dikebut. Pada bagian lapangan, ada sebagian tempat yang rumputnya baru saja ditanam. Untuk Panpel, lanjut Mulyono, sebenarnya tidak ada masalah, karena walaupun sudah dibubarkan, namun mudah dibentuk bila diperlukan.
Untuk itu PSS kini menyerahkan sepenuhnya kepada BLI atau PSSI untuk meninjau stadion tersebut. Jika PSSI atau BLI menganggap layak untuk digunakan, maka PSS siap atau bersedia untuk menjadi penyelenggara final Copa Indonesia 2006.
[ by : agung ]


