17 May 2005
Pemain favorite Slemania 2004 Joice Sorongan dalam beberapa pertandingan di putaran pertama Liga Indonesia XI memang belum menunjukkan kehebatannya dalam mengawal gawang PSS seperti musim lalu.
Pengagum berat kiper nasional Italia Fransisco Toldo ini pun mengaku memang sempat heran dengan penampilan pemain PSS di musim ini hingga gawangnya banyak kebobolan. “Ada beberapa faktor yang menjadikan PSS terpuruk hingga banyak kemasukan bola” komentaranya di tridadi beberapa saat yang lalu. Menurut Joice kemampuan seorang kipper dalam mengawal gawang agar tidak kebobolan perlu mendapatkan dukungan dari semua pemain. Saya rasa semua pemain butuh konsentrasi bagus di sepanjang pertandingan” imbuh nya.
Joice Ajukan Surat Pengunduran
Kini di tengah prestasi PSS yang masih membutuhkan tenaganya untuk mengawal gawang, joice di kabarkan sempat mengajukan pengunduran diri dari skuad PSS.
“kemarin memang Joice sempat mengajukan surat pengunduran diri kepada pengurus” komentar H.Moelyono, manager PSS di Tidadi 16/5 Kemarin.
Menurut manager PSS, jika joice benar akan melakukan pengunduran diri maka semua biaya yang telah di keluarkan PSS untuk nya harus ia pulangkan. “resikonya harus ia tangung, yaitu mengembalikan semua biaya yang telah di keluarkan PSS “ imbuh Moelyono..
Seperti yang di ungkapkan manager PSS, bahwa Joice sekarang sedang berada di Manado menjeguk orang tuanya yang sedang sakit. “Joice sekarang sedang pulang menjenguk keluarganya “. Seperti di ketahui, Joice sudah tidak nampak di skuad PSS ketika berhadapan dengan Persekabpas.
Ketika di tanya alasan surat pengunduran diri yang di ajukan Joice, menurut Moelyono bahwa joice mengaku akhir-akhir ini penampilannya sedang jelek. “ia beralasan kurang konsentrasi sehingga penampilannya berpengaruh di lapangan” imbuh Moelyono.
Sejauh ini Joice belum mengambil keputusan tegas. “kalau kita menghendaki Joice tetap bertahan di PSS dan kita akan menuntut Joice” kilah Moelyono.
“memang aturan yang ada begitu, jika pemain yang mengundurkan diri maka semua biaya klub yang telah di keluarkan harus di kembalikan “ kata nya lagi
[ by : san / foto Dimas doni Wihardyanto ]


