23 March 2005
Selepas wasit asal Jawa Timur, H. Olehadi meniup panjang peluitnya, wajah-wajah tegang menyelimuti para official PSS. Pelatih PSS Daniel Roekito kepada wartawan mengungkapkan rasa kecewanya terhadap penampilan anak asuhnya. Daniel menilai anak asuhnya masih terlalu ingin cepat-cepat membuat gol. Dan ini yang mnyebabkan pemain sering salah dalam penguasaan bola.
Di samping itu, penyesalan Daniel juga tertuju kepada penonton Slemania. Aksi yang kurang simpatik yang di lakukan Slemania itu memancing para pemain. Kejadian ini berawal dari lemparan botol yang di lakukan penonton ke arah box pemain seusai pertandingan berakhir. Pelampiasan kekecewaan penonton ini yang kemudian memicu keributan kecil di dalam stadion.
“kalau sudah begini, semua harus bertanggung jawab. Kita dapat pemain dari hasil buangan tim lain” keluhnya. Di samping itu menurutnya pemain asing yang di harapkan untuk mengangkat permainan belum begitu maksimal. “mereka baru bergabung satu minggu sebelum pertandingan, butuh penyesuaian bagi mereka.” Tambahnya.
Hal senada di ungkapkan pelatih PSPS Ruli Nera. Ruli menilai pemain asing yang ada di PSS tidak begitu memberikan warna bagi permainan. Ia amenilai pemain local malah lebih berkualitas di bandingkan dengan pemain asing PSS.
[ by : aris ]


