22 March 2005
Kemenangan pertama “The Slems” PSS Sleman pekan lalu saat menaklukkan Semen Padang dengan skor tipis 1-0 lewat gol semata wayang yang diciptakan Rudi Widodo,. Setidaknya sudah dapat mencairkan ketegangan dan beban mental pemain PSS Laskar Sembada, apalagi kegembiraan bomber muda tersebut diekspesikan lewat celebrasi yang dipersembahkan buat Slemania yang sepanjang pertandingan ikut tegang dan hampir tidak percaya kalau PSS Laskar Sembada akhirnya memetik point penuh lewat bola muntah akibat ekskusi pinalti Denelson da Silva berhasil ditepis oleh kipper Semen Padang yang dijaga Zulkarnain Zakaria
Apapun komentar pengamat sepakbola atas kemenangan PSS Laskar Sembada pada laga perdana di Stadion Tridadi Sleman tersebut selayaknya wajib disyukuri, terutama buat Slemania.
Bersyukur, karena PSS Laskar Sembada telah diberikan nikmat dan barokah oleh Tuhan Yang Maha Esa. Dan kita percaya bahwa tanpa kehendak dan ridlo-Nya, mustakhil “The Slems” PSS Sleman berhasil mengalahkan Semen Padang
Makin banyak bersyukur, makin banyak berdoa, makin banyak meminta pertolongan dan kekuatan kepada Tuhan Yang Maha Esa, insya Allah nikmat dan barokah akan selalu diberikan kepada “The Slems” PSS Sleman dalam melanjukan perjuangan mengikuti kompetisi Divisi Utama XI. Dan, nampaknya kata bersyukur dan berdoa itulah yang menjadi kunci sukses mengembalikan factor non-teknis berupa beban mental pemain PSS Laskar Sembada
Ditantang PSPS Pekan Baru pada match days ke-4 yang akan digelar Selasa, (22/3) di Stadion Tridadi Sleman, nampaknya sang pelatih PSS Laskar Sembada Sir Daniel Roekito masih akan me-line up pemain yang sama saat “The Slems” PSS Sleman mengalahkan Semen Padang. M-Ansori, Seto Nurdiantoro dan Yuniato Budi yang telah berani memainkan pola permainan cepat dengan long passing menyilang nampaknya akan menjadi preoritas guna mengimbangi permainan lini tengah PSPS Pekan Baru yang ditempati Gustavo Hernan Otiz, Nova Zaenal dan Rodrigo
Rully Nere nampaknya tidak main-main dalam usahanya mencuri point di kandang PSS laskar Sembada. Alasannya sederhana, dengan menerapkan umpan-umpan panjang langsung ke-pertahanan PSS Sleman nampaknya akan diandalankan, mengingat Joe Nagbe dan Walter Varies mempunyai kemampuan untuk menerapkan bola-bola atas
Duet striker Rudi Widodo dan Saphou Lassy nampaknya masih harus menambah gerakan-gerakan tanpa bola untuk mengelabuhi lini pertahanan PSPS Pekan Baru yang dikawal Amrizal, Moses Nyeman Joao Bosco Cabral. Sekali lagi, kalau Rudi Widodo lebih pandai dalam menempatkan posisi dengan ruang gerak yang terukur dan Saphou Lassy lebih berani dalam melakukan shooting diluar kotak pinanti, tidak tertutup kemungkinan PSS Laskar Sembada kembali akan mendapatkan point penuh dihadapan Slemania
Keberanian Anderson da Silva untuk membantu serangan dan sekaligus sebagai penetrasi serangan PSS Laskar Sembada, nampaknya harus segera dicontoh oleh Denilson dalam mengorganisasi centre line yang menjadi andalan Sir Daniel Roekito. Dan nampaknya Denilson sadar bahwa kegagalan mencetak gol saat menghadapi Semen Padang akan dilunasi, dan nampaknya gawang PSPS Pekan Baru yang dijaga Sahari Dultom menjadi sasaran kekecewaan seorang Denilson da Silva, ……………buktikan, Denilson !!
[ by : sri_qq ]


