05 March 2005
Pertandingan yang sedianya di gelar Sabtu (5/3) terpaksa di undur sehari lantaran lapangan yang akan di jadikan laga Arema kontra PSS ternyata juga di pakai klub Persema yang menjamu PKT di stadion Gajayana Malang. PSS sendiri baru menerima pengunduran jadwal dari PSSI ini pada hari Kamis (3/3) pukul 10.00 WIB. Alhasil persiapan yang telah di lakukan pelatih PSS Daniel Roekito menjadi berantakan. PSS akhirnya berangkat menuju Malang Jum’at (4/3) dan langsung akan terbang ke Jakarta untuk mengahadapi Persija, Rabu (9/3).
Sementara itu, untuk menghadapi partai away perdana melawan tuan rumah Arema, PSS belum bias di perkuat gelandang lincah Bona Simanjuntak lantaran hingga kini Bona masih dalam proses pemulihan setelah mengalami cidera patah tulang saat beruji coba dengan Persijap Jepara (26/2) di stadion tridadi. PSS juga harus kehilangan defender Copa Olinga Atangana yang mengalami cidera ringan dalam sesi latihan.
Untuk menutup kekurangan di line yang di tinggalkan kedua pemain tersebut, Daniel Roekito telah menyiapkan beberapa alternatif seperti, Kahudi WW, Hendriawan serta M. Soleh di barisan belakang. Serta Yuniarto Budi dan Dedi Umarella di barisan gelandang mendampingi Seto Nurdiantoro.
Menurut Daneil Roekito, PSS akan semaksimal mungkin bermain mengadapi tuan rumah Arema. Menurutnya, away melawan Arema ini sebagai ujian awal pasukannya setelah di gembleng latihan intensif. Arema, lanjutnya, adalah tim kandidat juara musim ini. Sementara sukses PSS menjuarai Piala Sulawesi belum dapat di jadikan ukuran kesuksesan PSS untuk menekuk Arema di kandang.
Dalam tournya ke Malang di LI 2005 ini, pelatih Daniel Roekito membawa 18 pemain. Adapun nama-nama yang di bawa PSS untuk mengahdapi Arema adalah, Joice Sorongan, Didik TY, Anderson da Silva, Kahudi WW, M. Sholeh, Hendriawan, Nugroho Adrianto, Seto Nurdiantoro, Yuniarto Budi, Denilson, Dedi Umarella, M. Ansori, Fajar Listiantoro, Slamet Riyadi, Andi Sutrisno, M. eksan, Sapho Lessy, Rudi Widodo.
[ by : aris ]


