Web Komunitas Suporter Slemania | Kamilah Jiwa - Jiwa yang Tidak Terkalahkan

Supported by: LigaIndonesia.com | Bukan Berita Bola Biasa

VOTING

sembari menunggu siapa pelatih yang akan menukangi PSS musim ini. Mari voting siapa pilihan anda ?








Home » News

Persebaya Juara PSM Runner Up

23 December 2004

Sejarah juara liga Indonesia akhirnya di rengguh oleh tim asal Jawa Timur Persebaya Surabaya setelah dalam laga penentuan melumat macan kemayoran Persija Jakarta dengan skor 2-1 di stadion Geloga 10 November 23/11 petang.

Pertandingan yang terlambat hingga beberapa menit dari jadwal semula lantaran lapangan tergenang air sehingga cat garis pembatas lapangan sempat hilang terkena air hujan. Panpel pun terpaksa mengecat ulang garis lapangan sehingga pertandingan baru bisa di mulai pkl 16.30 wib.

Di saksikan ribuan bonekmania yang memadati gelora 10 November sejak menit-menit pertama Persebaya selaku tuan rumah langsung turun mengebrak pertahanan Persija. Umpan-umapan kombinasi yang di lakukan Uston Nawawi dan Denilo Ferdando terus menggebrak pada menit awal ini.

Terbukti, di menit ke 6, sebuah serangan membuahkan hasil setelah sepak pojok Uston Nawawi yang di heading pemain belakang Persija jatuh di kakai Fernando. Tanpa membuang kesempatan emas, dengan sedikit mengecoh pemain belakang Danilo Ferdando berhasil menjaringkan bola ke gawang Samsidar dengan tembakan kaki kanannya yang keras di sudut sempit sebelah kanan bawah gawang Persija.

Tertinggal satu gol, pasukan macan kemayoran ini berbalik menekan tuan rumah. Beberapa peluang emas nyaris membuahkan gol andai saja pemain depan Persija sedikit tenang. Sementara Persebaya seolah hanya terpaku ingin mempertahankan keunggulan sementara ini. Praktis jalannya babak pertama pemain tamu menguasai jalnnya pertandingan.

Memasuki babak kedua, Persija terus memberikan perlawanan sengit sehingga Persebaya justru lebih memfokuskan pada daerah pertahanan. Petaka justru datang menimpa tuan rumah di menit 6 babk kedua ini. Blunder Mat Halil mengubah skor 1-1 setelah umpan tarik dari Ortisan membentur kaki nya.

Setelah berhasil menyamakan kedudukan sementara, Persija yang pada laga pamungkas ini hanya membutuhkan hasil draw malah tertiban apes. Di saksikan langsung oleh Ketua Umum Sutiyoso anak-anak jakarta ini justru kehilangan kendali.

Berawal dari umpan tendangan bebas yang di lakukan Uston dari tengah lapangan, Luciano Sousa kembali membawa Persebaya memimpin 2-1 atas Persija. Sebuah heading nya di menit ke 8 babak kedua tidak dapat di antisipasi oleh Samsidar. Skor 2-1 inipu tidak berubah hingga akhir jalannya pertandingan.

Sukses Jaksen
Dengan kemenangan ini, Persebaya akhirnya menjuarai Liga Bank Mandiri X tahun 2004 sekaligus mengukir sejarah juara 2 kali dalam keikutsertaannya di kompetisi ini. Perlu di ingat bahwa Persebaya juga pernah menjuarai LI di musim ke-3 tahun 96/97 dengan mengalahkan Bandung raya di senayan Jakarta dan yang paling manerik tentunya adalah sukses Jaksen F. Tiago. Pada Liga ke-3 Jaksen yang pada masa itu masih berstatus pemain sukses memabawa Persebaya meraih Juara dan kini di tahun 2004, Jaksen F.Tiago kembali menghantarkan Persebaya meraih Juara dengan posisi sebagai pelatih Persebaya. Dan uniknya lagi adalah sukses Jaksen sebagia pelatih adalah sukses yang ke dua kali bersama Persebaya. Sebelumnya Jaksen memabawa Persebaya promosi ke divisi utama dan berhasil menjuarai divisi I setelah sempat terlempar ke divisi satu.


PSM Runner Up

Sementara itu di stadion Mattoanging Makassar, PSM Makassar berhasil menundukan tim tamu PSMS Medan dengan skor tipis 2-1. Gol pertama PSM tercipta lewat tendangan bebas Ponaryo Astaman pada menit ke-21. Dari jarak sekitar 20 meter, eksekusi kapten timnas ini tak mampu diantisipasi M Halim, kiper yang juga pernah membela Persija dan Persebaya.

Tiga menit kemudian giliran striker PSMS asal Chile, Christian Gonzalez yang membobol gawang Hengky Oba juga dari eksekusi tendangan bebas langsung.

PSM Makassar akhirnya berhasil memenagkan pertandingan ini dan memastikan satu tempat di Piala Champions Asia mendampingi Persebaya setelah di masa injury time Ronald menjadi pahlawan PSM. Pelanggaran pemain belakang PSMS terhadap Ponaryo sekitar 10 meter di luar kotak penalti mampu dimanfaatkan pemain asal Uruguay ini. Eksekusi tendangan bebasnya meluncur mulus ke sisi kanan gawang M Halim.

Dengan hasil ini, Persija akhirnya harus puas di posisi tiga klasemen akhir dengan mengumpulkan point 60 dan di susul di posisi ke empat PSS Sleman dengan meraih angka akhir 53.

Tim Juara LI
LI I 94/95 Persib Bandung
LI II 95/96 Mastran Bandung Raya
LI III 96/97 Persebaya Surabaya
LI IV 97/98 Kompetisi Di Berhentikan
LI V 98/99 PSIS Semarang
LI VI 99/00 PSM Makassar
LI VII 2001 Persija Jakarta
LI VIII 2002 Petro Kimia Gresik
LI IX 2003 Persik Kediri
LI X 2004 Persebaya Surabaya

[ by : aris ]

<< back to index

Komentar

tambah komentar

kogoenk di Madiun-Jatim | 11 Jan 2005 05:54:30
Persebaya emang oke...... Danilo top banget.........!!!!!