17 December 2004
PSS bersama Arema Malang menjadi dua kubu yang tidak setuju dengan usulan kompetisi dua wilayah. Hal itu terungkap dalam pertemuan Bidang Liga PSSI dengan manajer klub peserta kompetisi Divisi Utama dan Divisi I di Jakarta, Kamis (16/12).
Dalam pertemuan yang beragendakan evaluasi kompetisi itu hadir 18 klub peserta kompetisi Divisi Utama 2004 dan 19 klub peserta Divisi I 2004. Lima klub anggota Divisi I yang tidak hadir adalah Persiraja Banda Aceh, Mitra Kukar, Persekaba Badung, PSDS Deli Serdang, dan Persijap Jepara. Dari sekian banyak peserta pertemuan, hanya ada dua yaitu PSS, dan Arema yang menolak format kompetisi dua wilayah.
Manajer PSS Sleman Hendrikus Mulyono yang hadir dalam pertemuan tersebut berpendapat, menggelar kompetisi dengan format dua wilayah adalah suatu kemunduran. "Hal itu yang menjadi alasan kami tak setuju dengan format dua wilayah. Sebelumnya, klub- klub itu sendiri yang berupaya untuk mempercepat pelaksanaan kompetisi satu wilayah. Saat ini, dengan alasan besarnya biaya, mereka meminta kompetisi kembali digelar dengan format dua wilayah. Hal itu tak masuk akal dan jelas merupakan suatu kemunduran," katanya.
Salut untuk PSS!
[ by : pei ]


