Web Komunitas Suporter Slemania | Kamilah Jiwa - Jiwa yang Tidak Terkalahkan

Supported by: LigaIndonesia.com | Bukan Berita Bola Biasa

VOTING

sembari menunggu siapa pelatih yang akan menukangi PSS musim ini. Mari voting siapa pilihan anda ?








Home » News

Laga Pamungkas PSS Pincang

05 December 2004

Kekalahan beruntun yakni tiga kali berturut turut yang di alami PSS Sleman membuat impian untuk " terpeleset " di ruuner up menjadi sirna. Kini PSS pun tertiban apes. Di laga pamungkasnya sore ini, Minggu 4/12 di stadion Tridadi PSS harus menjamu PSIS Semarang dengan kekuatan yang sedikit pincang.

Tanpa di perkuat Kahudi WW, Wahyu Teguh dan M. Soleh yang terakumulasi kartu serta di perparah dengan belum fit nya Leke dan Ndolar Blaise dari cidera membuat kekuatan Elang Jawa ini terusik. Cidera juga kini tengah menghantui M. Ansori dan Slemat Riyadi, namun kedua pemain ini kemungkinan besar bisa di turunkan karena kondisi yang menunjukkan peningkatan.

Pertandingan terakhir yang di jalani PSS ini setidaknya menjadi pertandingan yang menarik bagi kedua tim. Jelas PSS tidak ingin memperpanjang kekalahan di musim ini. Permaian ngotot yang menjadi ciri khas PSS akan terus di lakukan untuk mengamankan posisi atas di kalseman akhir. Jika tidak, PSS rawan tersungkur dan melorot hingga masuk 7 besar. Mengingat rival terdekatnya Persib dan PSMS hanya terpaut satu angka dan menyisakan dua kali pertandingan.

Slemania Pesta Kembang Api

Dalam pertandingan sore ini pun,pertandingan bakal seru lantaran slemania bakal menggelar pesta kembang api dan pemilihan pemain favorite 2004. Pesta kemabang api ini menjadikan tanda bahwa Slemania menginginkan akhir kompetisi tahun ini menjadi pertandingan yang manis dan penuh dengan gegap gempita. sedangkan pemilihan favorite di lakukan dan sudah menjadi agenda rutin dari Pengurus Slemania. Adapun siapa yang bakal menajdi pilihan Slemania akan di umumkan langsung seusai pertandingan. perlu di kethui bahwa Seto Nurdiantoro adalah pemain favorit 2002 dan Anton Hermawan pemain favorite Slemania di tahun 2003.

[ by : aris ]

<< back to index

Komentar

tambah komentar