Web Komunitas Suporter Slemania | Kamilah Jiwa - Jiwa yang Tidak Terkalahkan

Supported by: LigaIndonesia.com | Bukan Berita Bola Biasa

VOTING

sembari menunggu siapa pelatih yang akan menukangi PSS musim ini. Mari voting siapa pilihan anda ?








Home » News

Ketinggalan Dua Gol, PSS Tahan Persela

06 August 2004

PSS Sleman bermain imbang 2-2 saat dijamu Persela dalam lanjutan pertandingan KLI X putaran kedua di Stadion Surajaya Lamongan, Kamis (5/8) petang kemarin. Tim tamu tertinggal lebih dulu di babak pertama dengan skor 0-2. Namun, berkat kecerdikan pelatih Daniel Roekito dalam meramu strategi, skor menjadi 2-2 pada akhir pertandingan.

Kedua gol PSS yang seluruhnya tercipta pada babak kedua, masing-masing dicetak Seto Nurdiantoro pada menit ke-63 dan Marcelo Braga pada menit ke-71. Dua gol tuan rumah diborong target man asal Chile, Oscar Aravena, pada menit ke-20 dan ke-39.

Tak berhasilnya Persela mempertahankan keunggulan 2-0 mengakibatkan suporternya marah ketika pertandingan selesai. Begitu wasit Yasayas Leihitu meniup peluit sebagai tanda pertandingan berakhir, para suporter langsung mengerubungi bangku cadangan. Melihat kondisi tak kondusif, petugas kepolisian langsung memagar betis ofisial dan pemain Persela.

Beberapa suporter nekat melemparkan botol air kemasan dan batu ke arah kerumunan ofisial dan pemain. Tindakan itu mengundang kemarahan pelatih Riono Asnan.

Mantan pemain Niac Mitra Surabaya ini sangat gusar dan tersinggung. "Ini kan pertandingan olahraga. Masak perlakuan suporter kepada kita seperti itu," ujarnya, saat menuju ke kamar ganti pemain.

Dia tampak kesal. Saat menuju ke kamar ganti pemain, dia sempat akan menuju ke lapangan kembali untuk meladeni suporter yang mengumpatnya. Untungnya petugas kepolisian mengingatkan dirinya. Pemain-pemainnya pun segera masuk ke ruang ganti.

Di depan pintu ruang ganti pemain, puluhan polisi dan koordinator kelompok suporter LA Mania menjaganya. Tak sembarang orang boleh masuk ke ruang ganti.

Main Ofensif

Di babak pertama Persela lebih menguasai jalannya pertandingan. Mereka lebih banyak mengurung lini pertahanan lawan. "Di babak pertama, pemain kami terlalu main ke bawah, sehingga memberikan kesempatan lawan menusuk ke jantung pertahanan kami," ujar Daniel Roekito kepada wartawan usai pertandingan.

Kedua gol Persela di babak pertama tak lepas dari kurangnya pengertian pemain-pemain PSS dalam menerapkan strategi yang dicanangkan Roekito. Oscar Aravena mencetak gol pertama menit ke-20 setelah menerima umpan dari Charles Poetiray. Sedang gol kedua juga dipersembahkan Aravena setelah menerima umpan matang yang disodorkan Zaenal Arifin dari rusuk kanan pertahanan PSS.

Memasuki babak kedua, Daneil Roekito menginstruksikan kepada pemainnya untuk bermain dari tengah ke atas. Artinya, mereka harus main ofensif. Pemain PSS tak memberikan kesempatan lawan menusuk jantung pertahanannya. "Kuncinya, saya minta pemain menunggu di tengah, setelah menerima bola langsung menusuk ke jantung pertahanan lawan dengan memanfaatkan alur serangan dari tengah dan kedua sayap," tambah mantan pelatih PSIS di KLI IX itu.

Strategi bermain ofensif yang diinstruksikannya tersebut mampu diperagakan secara apik dan rancak oleh pemainnya. Mereka mampu menyamakan kedudukan menjadi 2-2 melalui gol yang diciptakan Seto Nurdiantoro dan Marcelo Braga.

"Pemain kami tak mampu mengantisipasi pergerakan AA Ferera Dos Santos yang ditarik agak tengah untuk mendistribusikan bola ke rusuk kanan dan kiri pertahanan kami. Pemain kami lengah mengantisipasi dinamika pergerakan Ferera, sehingga lahir dua gol balasan dari PSS," ujar Riono Asnan.

Kemampuan menyamakan kedudukan 2-2 setelah lebih dulu tertinggal 0-2 juga tak lepas dari menurunnya kemampuan fisik pemain-pemain tuan rumah. Selain itu, kematangan mental dan fighting spirit PSS lebih bagus dibanding Persela.

Selain itu permainan cemerlang ditunjukkan kiper Joice Sorongan yang tiga sukses menghadang pemain Persela yang tinggal berhadapan dengannya. Penyelamatan gemilang dari Joice mengundang decak kagum baik dari Slemania maupun suporter tuan rumah, LA Mania.

Dalam pertandingan ini wasit Yesayas Leihitu mengeluarkan dua kartu kuning untuk dua pemain tamu; Kahudi Wahyu Widodo dan Anderson Da Silva. "Dalam tur Jatim ini, kami mendapat 4 poin, karena mampu menundukkan Persebaya dan bermain imbang dengan Persela," kata Daniel Roekito.

Persela: Khoirul Huda, Susanto, Charles Putiray, Kleber Santos (kapten), Christiano Santos, Rustanto S Wahono, Bambang Sumantri, Jatmiko/Amsar R, Zaenal Arifin, Jorge Rodriguez, Oscar Aravena.

PSS: Joice Sorongan, M Ansori, Slamet Riyadi/Fajar L, Nugroho Andriyanto, Kahudi Wahyu Widodo, Anderson Da Silva, Bona Simanjuntak/Yuniarto Budi, Jaldecir J Dos Santos (kapten), Seto Nurdiantoro, Marcelo Braga, N Dolar Blaise/AA Ferera Dos Santos

[ by : www.suaramerdeka.com ]

<< back to index

Komentar

tambah komentar

ip@nk di jogja | 06 Aug 2004 08:24:36
majulah terus pss dan tetap setialah slemania,............ merdeka indonesiaku!!!!!!!
cah_prambanan di Jakarta | 06 Aug 2004 10:28:42
maju terus elang jawaku, habisi lawanmu, tunjukan mukamu untuk menuju tahta kemenangan, hidup slemania
Ardi JOJOBA SENTOLO di kulon progo | 06 Aug 2004 14:18:23
Ini baru mental elang jawa, destroy your enemy my ultimate eagle!!!
zidon di sleman | 06 Aug 2004 15:18:20
maju terus laskar sembada kami mendukung-Mu!
daroe edan di SLEMANIA GARIS KERAS | 07 Aug 2004 03:17:09
PSS adalah PENJAGA KEHORMATAN KOTA JOGJA,BERISI JIWA-JIWA YANG TANGGUH WALAUPUN DENGAN KONDISI APAPUN.
kluwuk's di cla - x | 07 Aug 2004 09:42:38
maju terus slemania, elang "super" jawa_ku! jangan takut wedi, aku selalu mendukungmu, rebut mahkota juara LIGINA,buktikan sleman memang tangguh!!!
joko widianto di Riau | 07 Aug 2004 09:49:59
Meskipun aku lagi pkl diriau and ga' dapat nonton pss tapi.....doaku slalu bersamu.
joko di sleman | 07 Aug 2004 11:54:29
Sleman menang......!!??? Oks bgt..............!!