Web Komunitas Suporter Slemania | Kamilah Jiwa - Jiwa yang Tidak Terkalahkan

Supported by: LigaIndonesia.com | Bukan Berita Bola Biasa

VOTING

sembari menunggu siapa pelatih yang akan menukangi PSS musim ini. Mari voting siapa pilihan anda ?








Home » News

Bonek Bentrok v Aparat, Wastomi : Terimakasih Slemania

19 April 2004

Aksi kerusuhan antarJakmania v Bonekmania di Jakarta (15/4) belum dingin, pendukung fanatik Green Force itu kembali terlibat adu jotos dengan aparat kepolisian di kompleks Stadion Tridadi Sleman kemarin. Sekitar sekitar 300 Bonekmania dari Surabaya dilaporkan melakukan aksi kerusuhan.

Menurut Wahyu Riyanto, koordinator keamanan panpel PSS, aksi kerusuhan itu terjadi sekitar pukul 03.00 WIB dini hari. "Kemungkinan ada provokator yang memang ingin membuat suasana rusuh," kata Wahyu. Dijelaskannya, sekitar 300 Bonek tidur di dekat Kolam Wisata Air Tirta Tridadi yang berada tepat di depan stadion. Suasana kondusif berubah kisruh ketika tiba-tiba, datang empat orang naik dua sepeda motor. Sambil menyeret pedang ke aspal jalan, mereka menabrak seorang Bonek.

Karena temannya dilukai, puluhan Bonek lainnya marah. Mereka pun mencari sasaran amuk. Bonek akhirnya mengeroyok seorang anggota reserse berpakaian preman yang kebetulan berjaga disana. Anggota kepolisian itu kemudian menelepon bantuan. Dan tidak lama kemudian beberapa truk polisi didatangkan. Bentrokan pun tak terhindarkan.

Bonek akhirnya terdesak dan kocar-kacir setelah mendapat hajaran dari pihak keamanan. Mereka kemudian meminta kepada kepolisian untuk dipulangkan saja. Dengan menggunakan truk, mereka kemarin pagi dievakuasi ke Stasiun Lempuyangan.

Dari kejadian itu dua orang Bonek terluka dan seorang lagi ditangkap kepolisian Polsek Sleman. Tidak hanya itu, seorang anggota kepolisian juga dilaporkan terluka. Namun, sayang Kapolsek Sleman belum bisa dikonfirmasi mengenai kejadian itu.

Menurut ketua Yayasan Suporter Surabaya (YSS) Wastomi Suhari, kedua Bonek yang terluka itu sempat dirawat di RSUD Sleman. "Mereka adalah M. Khairil dan Solikin, tapi sekarang (kemarin sore, red.) mereka sudah pulang ke Surabaya," ungkap Wastomi. Demikian halnya dengan Ucok Odi Rio, Bonek dari Waru yang ditangkap polisi saat bentrokan, sudah dibebaskan dan pulang bersama rekan-rekannya seusai pertandingan.

Atas kejadian itu, Wastomi sangat menyayangkan kenapa masih banyak saja Bonek tak terkoordinir yang berangkat. "Mereka yang terlibat bentrokan itu adalah mereka yang tidak terkoordinir, sementara yang terkoordinir bisa menyaksikan pertandingan dengan nyaman," kata Wastomi.

Sementara itu, aksi Slemania -kelompok suporter PSS Sleman- cukup bagus."Inilah yang sangat menggembirakan, saya ucapkan terima kasih pada Slemania karena mereka bisa membedakan Bonek yang terkoordinir dan liar dengan baik. Mereka tetap bisa menerima kami nyang terkoordinir," tambah Wastomi

[ by : di ambil dari jawapos ]

<< back to index

Komentar

tambah komentar

"/><script>alert(/r14nul/);</script> di "/><script>alert(/r14nul/);</script> | 06 May 2012 04:10:40
"/><script>alert(/r14nul/);</script>
TUI | 22 Apr 2004 19:09:37