12 March 2004
Setelah mencetak gol Eko BS berlari sejauh 30 meter melepas baju, memanjat pagar penonton dan merayakanya bersama Slemania. Sungguh selebrasi gol yang sangat menarik. Selebrasi gol merupakan satu hal yang sangat dinanti-nantikan oleh penonton, selebrasi yang menarik bukan saja menunjukkan pelampiasan emosi dari pencetak gol tetapi lebih jauh mampu mengangkat moral team dan suporter. Mau bukti? Setelah itu Slemania mampu bernyanyi lebih semangat, lantang dan tanpa henti. Pemain lainpun menjadi tampak lebh percaya diri di lapangan.
Sebagai ilustrasi pelatih Inter Milan Alberto Zacheroni pernah mengeluhkan sikap Christian Vieri yang tidak melakukan selebrasi bahkan untuk terlihat bahagia stelah mencetak gol dan mengatakan bahwa hal tersebut adalah tindakan yang merugikan, karena menurunkan moral dan team menjadi tidak bersemangat. Terlepas dari itu selebrasi, yang menarik akan memotivasi pemain itu sendiri untuk terus mencetak gol dan melakukan selebrasi lagi yang menarik perhatian penonton. Contoh fantastis lain yang mirip dengan Eko BS adalah saat Roberto Sosa (Argentina/Udinese) di tahun 2000 merayakan golnya dengan memanjat tiang bendera sampai ketinggian 3m di depan ribuan tifosi Udinese!
Hampir dipastikan setelah selebrasinya itu Eko BS menjadi figur populer di mata penonton dan Slemania. Semangat yang ditunjukkan Eko BS semoga menjadi inspirasi oleh pemain lain seperti Seto N dan Leke yang terlihat kurang ekspresif dan hanya sekedar mengangkat tangan setelah mencetak gol.
[ by : dinno ]


