17 January 2004
Kekalahan 1-0 dari Medan (13/01), masih jelas terbayang di benak pemain PSS. Akan tetapi bukan berarti kekalahan itu menjadikan PSS “nglokro” saat berjumpa PSPS, Sabtu 17/01,sore ini di Rumbai, Pekanbaru. Malah sebaliknya, berjumpa PSPS menjadikan motivasi tersendiri bagi seluruh pemain untuk bisa meredam dan mengalahkan Bima Sakti cs di hadapan publiknya sendiri.
Target membawa pulang point yang di canangkan management PSS menjadi alasan utama untuk bisa megemas point di laga ini. Apalagi dari data fakta yang terhimpun, ke dua kesebelasan belum ada yang unggul dari sejarah pertemuan meraka. Baik PSPS maupun PSS hanya bisa bermain imbang saat keduanya bertemu di musim lalu. Inilah hal yang mendasar mengapa Eksan cs berambisi menggapai point penuh di Rumbai.
Dari segi permainan, PSPS yang sudah di tinggalkan beberapa pemain pilarnya yang hijrah ke tim lain tidak begitu menonjol jika di bandingkan dengan permainan PSS. Apalagi kekalahan telak 1-6 atas Persikota menjadi bukti bahwa pertahanan PSPS yang di komandaoi Joao Bosco Cobral tidak begitu kuat. Sebaliknya tim Laskar Sembada ini bakal kembali di perkuat jendral lapangan tengah yang baru sembuh dari cidera Deca dos Santos dan rekan senegaranya Leke yang ITC nya sudah rampung.
Kembali tampilnya Deca tentu menjadi daya magis sendiri bagi Elang Jawa untuk mendobrak pertahanan PSPS. Apalagi daya jelajah yang tinggi yang di punyai Deca belum bisa di gantikan oleh pemain tengah PSS lainnya. Apalagi line depan yang masih mandul bakal di “suntik” oleh Daniel dengan menampilkan srtiker mudanya “Anderson Alexander dos Santos” untuk mempertajam barisan depan.
Pertandingan ini jelas menjadi pertandingan yang menetukan bagi kedua tim untuk bangkit dari papan bawah klasemen sementara. Harapan satu-satunya adalah menang dan saling mengalahkan. Ya...nilai penuh harus mereka amankan untuk menjaga gengsi “prestise” untuk tidak kalah.
Kini harapan terakhir ada di pundak bung Daniel untuk bisa memanfaatkan peluang “prestise”ini. Strategi “tempur” Daniel (PSS)-Jenniwardin (PSPS) sangat berarti bagi tim untuk bisa mendokrak perolehan nilai. Jelas, ini bakal berlangsung menarik. Bima Sakti, Amir Yusuf dan Cristiano di tubuh PSPS bakal bertarung di lapangan tengah
melawan Seto, Deca dan Yuniarto Budi di PSS untuk menyuplai bola ke sriker mereka masing-masing.
Yang jelas pertandingan PSPS vs PSS ini bakal menjadi adu gengsi bagi ke dua tim. PSPS ingin point penuh di kandnagnya, sebaliknya PSS pun tak ingin kalah kedua kalinya dalam tour Sumatra ini. Lebih-lebih sejak awal PSS ingin bawa point untuk “sangu”ke Sleman.
Kita tunggu saja, semoga PSS bisa bermain lepas taktis dan jitu sehingga mitos yang terbangun untuk bisa mengalahkan PSPS bisa menjadi relaitas. ya...Mitos...atau Realitas...???
PRAKIRAAN FORMASI
PSPS : Fance, Moses, Slamet, Joao Bosco Cobral, Dedi, Amir Yusuf, Christiano, Bima Sakti, W.Akmal, Komang Mariawan, Amrizal. Pelatih Jenniwardin
PSS : Joice Sorongan, Kahudi WW, Nugroho, Anderson da Silva, Wahyu Teguh, Muh.Ansori, Yuniarto Budi, Seto Nurdiantoro, Deca dos Santos, Anderson Alexander dos Santos, Marcello Braga. Cadangan: Didik TY, Muh. Soleh, Muh.Eksan, Fajar Listiantoro, Francis Wollo, Slamet Riyadi, Bona Simanjuntak. Pelatih: Daniel Roekito
[ by : Susilo Aris Nugroho/doni ]


