Web Komunitas Suporter Slemania | Kamilah Jiwa - Jiwa yang Tidak Terkalahkan

Supported by: LigaIndonesia.com | Bukan Berita Bola Biasa

VOTING

sembari menunggu siapa pelatih yang akan menukangi PSS musim ini. Mari voting siapa pilihan anda ?








Home » News

Marcello akan menjawab sebuah keraguan

10 January 2004

“The Slems”, PSS Sleman agaknya masih belum mampu beranjak dari ’genre’ permainan yang mereka tunjukkan pada musim kompetisi tahun lalu. Mengawali pekan pertama Liga Divisi Utama X, club asuhan duet pelatih Daniel Roekito dan Bambang Nurjoko itu tetap belum bisa lepas dari in-stabilitas kinerja setelah come back ke Stadion Tridadi Sleman.

Hanya mampu bermain imbang 1-1 saat menjamu PSM Makasar dan bermain tanpa gol lawan Persipura Jayapura, menjadi bukti objektif achievement Deca dos Santos dkk, ternyata Cuma berkategorikan ‘sedang-sedang’ saja.
Pekan lalu menjadi deskripsi nyata betapa belum lepasnya ketidak stabilan dalam diri pemain-pemain berkostum hijau putih ini. Hasil imbang tersebut sesungguhnya tidak perlu dialami PSS Laskar Sembada, andai mereka sejak awal konsisten menampilkan permainan yang stabil, layaknya club-club papan atas sekelas The Slems. Kestabilan dan konsisten itulah yang perlu ditujukkan PSS Sleman dalam setiap pertandingan. Dan kalau kestabilan dan konsistensi sudah terbentuk maka “percaya akan kemampuan sendiri” akan menjelma menjadi performant yang optimal tanpa harus memusingkan kekuatan lawan yang harus dihadapi.

Kurang apa sesungguhnya dengan PSS Laskar Sembada?
Dilini depan, mereka punya Francis Wollo, Fajar Listianto, Marcello Braga atau si burung nazar M-Eksan. Dilini tengah, ada Alexander ‘Lexi’, Yuniarto Budi, Seto Nurdiantoro, Slamet Riyadi,Wahyu Teguh, maupun sang destoyer Deca dos Santos yang selalu menjadi pioneer dalam bertahan dan menyerang. Dilini belakang, M-Sholeh, Anderson da Silva, M-Bangong-Ansori dan si tukang jegal Kahudi. Akan tetapi kohensifitas dan solidaritas mampaknya yang belum mampu menjelma menjadi rasa ‘percaya diri’.

Akankah Marcello Braga dapat menjawab keraguan opini publik dan suporter militan Slemania? Akankah dalam tour de Sumatera, PSS Laskar Sembada justru menemukan titik balik kolminasi prestasi? Inilah yang menjadi pertanyaan dan sulit untuk ditebak, mesti lawan yang akan dihadapi PSMS Medan dan PSPS Pekan Baru masih kategori medium.
Francis Wollo yang diharapkan menjdi mesin gol, belumlah menunjukkan sifat hungry for gol yang optimal. Kalaupun, Marcello Braga sempat tampil sebagai pemain pengganti dalam laga terakhir PSS Sleman melawan Persipura, sebenarnya cidera yang dialami belumlah pulih benar.
“Orang boleh memandang kami sebelah mata setelah hanya mampu meraih hasil imbang di Stadion Tridadi, tetapi kami akan meledak-ledak dalam pertandingan berikut, baik saat tandang maupun kandang. Kami tetap yakin dengan peluang PSS Laskar Sembada” ujar Marcello Braga.

Kalau dicermati, pernyataan ujung tombak PSS Sleman tersebut merupakan arti dari sebuah percaya diri, dan Marcello ‘Lowo Ijo’ Braga berhak untuk membuktikan.

[ by : sri_qq ]

<< back to index

Komentar

tambah komentar