17 December 2003
Cukup menjanjikan!. Begitulah kesan pertama setelah melihat serangkaian pertandingan PSS Laskar Sembada meski baru sebatas uji coba. Tetapi penampilan Seto Nurdiantoro dkk telah menunjukkan kerangka tim yang siap diterjunkan dalam kompetisi Divisi Utama X yang akan digelar 4 Januari 2004
Meski ditinggalkan beberapa pemain pilar yang sukses mengantarkan PSS Laskar Sembada berada di-ranking ke-4 Liga Divisi Utama 2002-2003, seperti Anton Hermawan, Suwita Patta, Maully Lessy, Aceng Juanda bahkan pelatih Judhi Suryata, tetapi penampilan squad Super Elja tidak menunjukkan kinerja yang menurun. Dibawah asuhan sang pelatih Daniel Roekito justru dinilai oleh sebagian besar Slemania berhasil memberikan inovasi technical attaching football.
Trio legiun Brasil, Anderson da Silva, Deca dos Santos dan si-hungry gol Marcello Braga yang masih dipertahankan oleh ketua umum Ibnu Subiyanto dibawah manager Hendricus Mulyono diharapkan dapat memberikan andil dalam pembinaan pemain-pemain magang binaan PSS Sleman.
Hadirnya Francis Wollo (Liberia), Lexi (Brasil), Sofyan Morhan (Barito Putra), Yuniarto Budhi (PSM) dll, tidak hanya berpengaruh terhadap motivasi penampilan PSS Laskar Sembada, tetapi hadirnya pemain-pemain tersebut mampu mengundang kehadiran supporter fanatik Slemania dalam setiap latihan di Stadion Tridadi, bahkan Slemania Dewata (Bali), Baja Slemania (Cilegon) selalu menenti info perkembangan tim kebanggaan kota Jogyakarta.
Kemenangan PSS Laskar Sembada 5-0 atas Porjak Bantul, 6-1 atas Merapi Putra dan 3-1 atas tim pra PON DIY dalam serangkaian uji coba adalah modal awal sebelum mengikuti turnamen segitiga yang diikuti Persita Tangerang, Pelita KS Cilegon dan PSS Sleman mulai 20 Desember 2003 di Indramayu.
[ by : sri_qq=Cilegon= ]


