08 October 2003
Gerak Manajemen PSS mencari pelatih untuk musim kompetisi mendatang cukup gencar. Salah satunya adalah langkah General Manager PSS, H. Subardi mendekati asisten pelatih tim nasional Rahmad Darmawan. Memang sejak hengkangnya Pak Yudi ke Persipura, jabatan pelatih PSS tengah kosong. Untuk itu manajemen PSS bergegas mencari pelatih baru yang tentunya lebih berkualitas dan bisa mengangkat prestasi PSS.
Pendekatan manajemen PSS sendiri diakui sendiri oleh Rahmad Darmawan. Pelatih Kepala Persikota Tangerang ini mengaku mendapat panggilan untuk bertemu dengan Pak Subardi di Hotel Indra Tangerang, pertengahan September lalu. "Pak Bardi minta ketemu langsung dengan saya untuk menawarkan kontrak kerja dengan PSS," ujar Rahmad di sela-sela Pelatnas Pra Piala Asia.
Hasilnya, dari pertemuan tersebut Rahmad ditawari untuk memegang jabatan pelatih kepala selama 2 musim. Selain itu ia juga dijanjikan berbagai fasilitas selama menjabat sebagai pelatih kepala. "Saya ditawari jabatan ini untuk dua musim, juga diberi target untuk membawa PSS juara di tahun kedua saya," serunya yang juga Kapten Marinir ini.
Akan Dipertimbangkan
Menyikapi tawaran tersebut, Rahmad merasa sangat gembira. Menurutnya PSS adalah salah satu tim yang penampilannya meningkat cukup tajam di musim ini. Di samping itu PSS juga disokong oleh materi pemain yang cukup merata di semua lini. "Banyak pemain bagus di PSS, Anton Hermawan adalah pemain favorit saya, skill-nya meningkat pesat," tuturnya.
Selain kedua alasan tersebut, Rahmad menilai PSS juga memiliki manajemen yang kuat. Dimana tiap-tiap lini manajemen cukup mengenal karakter Liga Indonesia. "Dalam situasi Liga kita seperti ini, manajemen PSS sangat tanggap akan kebutuhan tim, terutama kebutuhan non teknis," serunya lagi.
Untuk itu, Rahmad mengaku akan sangat serius mempertimbangkan tawaran PSS. "Saya suka dengan tantangan baru, tetapi saya akan lihat dari segala aspek," ujarnya. Memang secara geografis, Rahmad yang berkediaman di Tangerang merasa sangat dekat dengan Persikota. Selain itu ia merasa punya kedekatan emosional dengan Persikota, "di Persikota, saya pernah menjadi pemain, asisten pelaih, dan pelatih kepala, jadi saya sangat dekat Persikota."
Melihat latar belakangnya, Rahmad tampak cukup mumpuni melatih PSS. Rahmad merupakan jebolan Sarjana Ilmu Keolahragaan IKIP-UNJ. Sehari-hari ia juga masih tercatat sebagai Kapten di kesatuan Marinir. Lisensi Kepelatihannya telah mencapai AFC "A" License. Awal tahun ini, ia baru saja dikirim PSSI ke Malaysia untuk mengikuti AFC Conditional Coaching Course. Rahmad juga menjadi salah satu kandidat pelatih Indonesia yang berhak mengambil Profesional Coaching License. Kita doakan saja perjuangan Pak Bardi menemukan pelatih PSS yang berkualitas bisa membuahkan hasil.
[ by : Ganesha ]


