04 July 2003
Tidak percuma seribu anggota Slemania datang ke Bandung untuk memberikan dukungan kepada tim kesayangannya, PSS Yogyakarta. Anak-anak asuhan Yudhi Suryata sukses menggondol nilai satu setelah menahan imbang tuan rumah Persib 1-1 di Stadion Siliwangi Bandung, kemarin.
Tak hanya itu, suguhan atraktif Slemania juga menyemarakkan suasana stadion yang mulai sepi ditinggalkan sebagian besar pendukung Persib di sepanjang pertandingan.
Beragam konfigurasi ditampilkan berbarengan dengan yel-yel ataupun nyanyian. Apa yang mereka tampilkan, mendapat aplaus dari penonton. Spanduk besar-besar yang dipajang di pinggir lapangan mewarnai atraksi mereka. Bahkan, polisi tampak terhibur oleh atraksi mereka.
Begitu wasit Bambang Pamilih membunyikan peluit, Persib langsung menekan. Pertandingan baru berlansung 7 menit, Asep Dayat mendapat perluang. Namun, sontekan Asep di depan gawang PSS, masih bisa ditepis penjaga gawang Prasetyo Sugianto. Beberapa menit kemudian, kembali Asep kalah cepat menendang bola sehingga berhasil dibuang pemain belakang lawan.
Meladeni Persib, PSS tampil taktis. Mereka merapatkan pertahanan, di bawah koordinasi Andersson Da Silva. Pola itu kemudian terbukti menyulitkan lawan.
Di tengah ketatnya pertahanan, Marcello Braga cs siap melancarkan serangan balik efektif. Salah satunya menghasilkan gol. Dari tengah lapangan, drible Anton diakhiri tendangan menawan yang tak mampu dijangkau kiper Dadang Sudrajat.
Namun, tiga menit kemudian, Asep Dayat berhasil memanfaatkan bola pantulan dari mistar untuk menyamakan kedudukan 1-1. Sebelum gol terjadi, striker Persib Rodrigo Sanhueza, melakukan eksekusi tendangan bebas, dan bola yang di tepis Prasetyo membentur mistar, kemudian disambar Asep.
Tim berjuluk Aung Bandung memang tampil beringas sore itu. Tuntutan lepas dari jerat degradasi, membuat Asep Dayat dkk tampil kesetanan. Sekeranjang peluang dihadirkan ke gawang lawan. Asep Dayat, Rodrigo Sanhueza, dan Alejandro Tobar memiliki peluang yang semestinya menjadi gol. Peluang itu didapat setelah ketiganya tinggal berhadapan dengan kiper Prasetyo.
Peluang terbaik Persib terjadi menit ke-54 melalui Alejandro Tobar. Bek kiri M. Yusuf yang ikut membantu serangan, melakukan tendangan keras ke arah gawang dari lini kanan pertahanan PSS. Setelah bola membentur pemain belakang PSS, mengarah ke titik penalti. Tobar yang berdiri bebas lari menyongsong bola. Sayang, tendangannya tidak sempurna sehingga melenceng ke samping gawang.
Persib: Dadang Sudrajat (gawang), Dadang Hidayat, Suwandi, Aji Nurpijal (belakang), M. Yusuf, Yayan Sundana, Tobar, Andrian M./Hendra Komara, Mulyono/Suladi (tengah), Sanhueza, Asep Dayat (depan).
PSS: Prasetyo S. (gawang), Kahudi, Da Silva, Maully L. (belakang), Suwita Pata, M. Ansori, Santos, Anton Hermawan, Seto N./Colly M. (tengah), Braga, M. Eksan/Wahyu T. (depan)
[ by : www.suaramerdeka.com ]


