Web Komunitas Suporter Slemania | Kamilah Jiwa - Jiwa yang Tidak Terkalahkan

Supported by: LigaIndonesia.com | Bukan Berita Bola Biasa

VOTING

sembari menunggu siapa pelatih yang akan menukangi PSS musim ini. Mari voting siapa pilihan anda ?








Home » News

PSS Menang Meski dengan Penalti Lagi

27 June 2003

Gol penalti pemain asal Brasil, Marcelo Braga, menit ke-86, mengantar kemenangan PSS Sleman atas Semen Padang, 1-0, dalam lanjutan Kompetisi Ligina IX, di Stadion Mandala Krida Yogya, Kamis (26/6) sore. Tambahan tiga poin itu mengatrol posisi PSS dari urutan 6 ke peringkat 4 besar dalam klasemen sementara, dengan nilai 42. Sedang Semen Padang melorot ke posisi 10 dengan nilai tetap 38.

Wasit Drs Subandi dari Sidoarjo memberikan hadiah penalti, karena menilai terjadi pelanggaran pemain Semen Padang di kotak penalti, setelah terjadi kemelut di depan gawang saat dilakukan sepak pojok M Ansori. Keputusan wasit ini langsung mendapat protes keras dari kubu Semen Padang. Bahkan pemain-pemain tim ‘Urang Awak’ langsung mengerubuti wasit dan ada sejumlah pemain yang sempat menendang wasit.

Aparat keamanan bersama Panpel dan asisten wasit I serta II pun langsung masuk lapangan untuk mengamankan wasit dan meredam emosi pemain-pemain Semen Padang. Sedangkan di pinggir lapangan, tindakan emosional dilakukan asisten pelatih Semen Padang Trisno Apandi yang mendorong-dorong kameramen TVRI Yogya Ary Legowo, hingga kameranya terlempar jatuh.

Kejadian itu berawal ketika Ary Legowo terus mengambil gambar Trisno yang memprotes keras keputusan wasit itu. Tampaknya Trisno yang sedang emosi, tidak senang hingga melakukan tindakan tidak terpuji tersebut. Pemain-pemain Semen Padang juga sempat akan mogok tidak mau melanjutkan pertandingan. Namun setelah terhenti hampir 10 menit, tendangan penalti akhirnya bisa dilaksanakan dengan baik oleh Marcelo.

Disaksikan sekitar 15 ribu penonton, PSS yang mengandalkan duet penyerang Marcelo-M Eksan tampil ofensif dengan terus menggempur pertahanan lawan. Meski kerap merambah daerah pertahanan lawan, namun barisan penyerang PSS kesulitan membongkar ketatnya pertahanan tim tamu yang dikomando kapten tim Renato Elias.

Bola-bola lambung yang disuplai dari tengah maupun kedua sayapnya ke kotak penalti Semen Padang, selalu dapat dimentahkan benteng pertahanan lawan. ditempel ketat pemain lawan pun, tidak mampu berbuat banyak.

Sejumlah peluang matang didapat PSS, di antaranya lewat Anton Hermawan pada menit ke-11. Namun tembakan Anton yang sudah berada di depan gawang lawan, digagalkan kiper Samosire Tamani. Peluang juga didapat Anton pada menit 37, namun tembakannya dari second line masih menyamping dari gawang.

Memasuki babak II pun, PSS tetap menekan. Namun tetap tidak mampu menembus pertahanan lawan hingga pemain-pemain PSS nampak frustasi. Akibatnya, pemain belakang Anderson da Silva dan Maully Lessy kerap naik membantu menyerang. Namun tetap tak mampu membuahkan gol berkat pertahanan berlapis Semen Padang yang memang cenderung bermain defensif.

Baru setelah ketinggalan 0-1, pemain-pemain Semen Padang lebih berani melancarkan serangan yang beberapa kali sempat merepotkan pertahanan tuan rumah. Bahkan menjelang pertandingan usai, hampir saja pemain Semen Padang Ahmad Noval yang mampu menerobos pertahanan PSS dan sudah berhadapan dengan Kiper Didik Tri Julianto, mencetak gol balasan. Namun gagal membuahkan gol dan kemenangan PSS pun bertahan hingga bubaran

[ by : www.kr.co.id ]

<< back to index

Komentar

tambah komentar