21 June 2003
Panitia Pelaksana (Panpel) Pertandingan PSS Sleman akan berjuang mati-matian, agar pertandingan PSS lawan PSDS Deliserdang di Stadion Mandala Krida, Yogya, Minggu (22/6), dapat berlangsung dengan aman. Ini bisa dimaklumi, karena PSS sedang menjalani hukuman percobaan selama tiga pertandingan.
Jika dalam tiga pertandingan di kandang nanti penonton membuat ulah, dengan melempari kubu lawan, maka PSS akan dijatuhi hukuman satu kali pertandingan usiran tanpa penonton. Guna menghindari hal yang tak diinginkan itu, Panpel akan mengubah cara pengamanan, dengan menambah personel dari Pramuka yang tugasnya akan membantu portir.
Menurut Ketua Panpel PSS Hendricus Mulyono dalam jumpa pers, Jumat (20/6), petugas juga akan bersikap tegas, hanya memperbolehkan pedagang asongan di stadion menjual minuman dalam kemasan gelas plastik. Berdasarkan pengalaman, aksi lempar-lemparan penonton menggunakan kemasan botol minuman.
Para pedagang asongan juga sudah dikumpulkan dan diberi seragam. Pedagang yang belum mendapatkan seragam, dapat menghubungi koordinator pedagang asongan, Kabul, karena masih tersedia sekitar 20 kaos berwarna putih, hijau dan biru. “Langkah ini untuk mencegah terjadinya aksi lempar-lemparan dengan menggunakan botol minuman, karena pedagang di dalam stadion hanya diperbolehkan menjual minuman gelas saja. Sedangkan minuman kaleng juga dilarang untuk diperjualbelikan di dalam stadion,” ujar Mulyono.
Selain itu, penonton juga akan dilarang membawa botol minuman. Pihak keamanan akan melakukan sweeping di tiap pintu masuk stadion dan diharapkan pada para penonton untuk mengindahkan imbauan dari panpel.
[ by : www.kr.co.id ]


