Web Komunitas Suporter Slemania | Kamilah Jiwa - Jiwa yang Tidak Terkalahkan

Supported by: LigaIndonesia.com | Bukan Berita Bola Biasa

VOTING

sembari menunggu siapa pelatih yang akan menukangi PSS musim ini. Mari voting siapa pilihan anda ?








Home » News

Kecewa Dengan Bupati, Pengurus Slemania Tolak Dilantik

21 January 2003

Merasa tak dihargai oleh Ketua Umum PSS, Drs Ibnu Subiyanto Akt, yang juga Bupati Sleman, pengurus Slemania periode 2002-2004 menolak dilantik oleh Kabag Kesra Sleman, Agus Siswanto, yang sudah menerima mandat dari Bupati. Dalam acara di Gedung Serbaguna, Sleman, Minggu (19/1), para pengurus yang telah dipanggil untuk dilantik satu per satu maju ke panggung. Namun setelah semua maju, mike langsung diambil alih Ketua Umum Slemania Ir Trimurti Wahyu Wibowo.

“Slemania tak dilantik oleh ketua umum tidak apa-apa, karena yang penting kita tetap dukung PSS Sleman,” ujar Wahyu yang langsung disambut tepuk tangan para anggota Slemania. “Kita sebetulnya tak ingin formal-formalan, dan kita tidak peduli apa yang dilakukan oleh Ketua Umum PSS, namun kita tetap satu untuk mendukung PSS,” lanjut Wahyu.

Ia juga mengucapkan terima kasih pada para pengurus periode yang lalu, yang telah banyak berjuang demi kemajuan Slemania dalam mendukung PSS. Ia juga mengajak para pengurus Slemania yang baru, untuk saling bahu-membahu agar lebih bersemangat dalam mendukung tim ‘Laskar Sembada’.

Bendahara Umum Slemania Soenarno mengaku cukup kecewa dengan apa yang dilakukan Ketua Umum PSS, karena sudah dua kali mengecewakan Slemania. Pertama saat Syukuran Slemania di Stadion Tridadi Bupati, sudah tidak datang. Sedang kemarin juga tidak datang dalam pelantikan Slemania.

“Saya sebagai pribadi ataupun Slemania merasa kecewa berat dengan ketidakhadiran Ketua Umum PSS, karena yang namanya sepakbola, suporter merupakan bagian yang tidak bisa dipisahkan. Karena PSS tanpa suporter Slemania, tak akan sehebat seperti saat ini,” kata Soenarno.

Agus Siswanto sendiri, ketika ditemui menyatakan, sebetulnya ia merasa kurang pas untuk melantik pengurus Slemania, karena memang bukan ‘orang bola’. “Tetapi karena saya menerima mandat dari Bupati, saya datang ke Gedung Serbaguna Sleman,” kata Agus.

Manajer PSS, H Subardi mengatakan pihaknya telah dihubungi Ketua Umum PSS untuk memintakan pamit pada Slemania, karena pada saat yang sama ada acara turba ke desa-desa di Sleman.

Subardi sendiri mengakui bahwa PSS dapat besar karena Slemania. Bahkan PSS berani usul ke PSSI untuk mengubah format kompetisi dari 2 wilayah menjadi satu wilayah, karena merasa punya Slemania. Untuk itu ia berharap Slemania terus mendukung PSS dalam setiap pertandingan di kandang ataupun luar kandang.
sumber www.kr.co.id

[ by : crew ]

<< back to index

Komentar

tambah komentar