31 October 2002
PSS Sleman yang turun dalam pertandingan HUT ke-87 PSM Makasar dan tidak di perkuat oleh mantan pemain nasionalnya Seto Nurdiantoro dan sang adik Fajar Listiantoro harus kembali bermain seri 1-1 melawan tim Deltras Sidoarjo kemaren sore (30/10).
Hasil seri ini kembali mengulangi hasil-hasil sebelumnya ketika kedua tim bertemu dalam uji coba yang di laksanakan di stadion Tridadi Sleman pertengahan bulan ini.
Gol pembuka PSS berhasil di lesatkan oleh mantan pemain PSM Makasar Colly Misrun di menit ke 30. Sebenarnya di babak pertama PSS mendapatkan banyak kesempatan untuk menekan pertahanan Deltras, namun Kedudukan tidak berubah hingga turun minum.
Di babak kedua, permainan tak jauh berbeda dengan babak pertama, namun Deltras tampak berusaha keras untuk mengejar ketinggalan. Pertahanan PSS yang ketat membuat Babouaken dkk kesulitan menjebol jala PSS.
Tetapi 5 menit menjelang berakhirnya pertandingan wasit memberikan hukuman penalti pada PSS, setelah libero PSS, Anderson Silva dianggap melakukan pelanggaran pada Babouaken di kotak penalti. Peluang tersebut dapat diselesaikan pemain asing Deltras, Michael Vijan, sehingga menyamakan kedudukan 1-1 pada menit ke-79
Sementara hasil sehari sebelumya PSM Makasar berhasil mengalahkan Deltras 2-0. Hasil kemenangan ini otomatis akan mempermudah membuka peluang bagi PSM untuk melaju ke putaran berikutnya.
Sementara Kamis sore ini (31/10) PSS Sleman yang bermain imbang 1-1 melawan Deltras harus ektra keras untuk bisa memenangkan duel melawan PSM Makasar. Hasil kemenangan ini harus di raih para pemain PSS jika ingin melaju ke babak selanjtnya. Pasalnya, jika PSS bermain seri ataupun kalah peluang untuk bertanding lagi akan tertutup. Sebaliknya kans besar di miliki PSM yang akan di dukung penuh suporter tuan rumah.Berjuanglah PSS..!
[ by : risfiya ]


