15 August 2011
Kelompok suporter Slemania kembali dimintai pernyataan tentang situasi klub PSS yang akan merger dengan Real Mataram. Kemarin malam, Senin (15/8) bertempat di Aula Bappeda Sleman. Dalam pertemuan yang dihadiri juga oleh manajemen PSS dan korwil-korwil Slemania berhasil merumuskan permintaan sebagai berikut:
1. Slemania menginginkan PSS Sleman masuk ke Liga Pro 1 jika manajemen PSS Sleman tidak mampu membawa PSS Sleman ke Liga Pro I maka Slemania memperbolehkan merger dengan Real Mataram dengan catatan:
- Wajib masuk Liga Pro I dengan menyiapkan dana total sebesar 20 milyar atau memenuhi sesuai kebutuhan tim.
- Logo dan nama tetap menggunakan PSS SLEMAN
- Warna apparel tetap HIJAU dan PUTIH
- Wajib memenuhi infrastruktur berupa pemasangan lampu stadion Maguwoharjo Depok Sleman.
- Nama kelompok supporter hanya SLEMANIA
- Utang Real Mataram setengah musim tidak menjadi tanggungan PSS Sleman
2. Slemania siap membeli tiket dengan harga minimal 25.000,- untuk tribun timur.
3. Posisi manajemen yang krusial DIPEGANG OLEH MANAJEMEN PSS SLEMAN YANG JAUH LEBIH PROFESIONAL.
4. PSS Sleman dan Slemania sudah TERBUKTI sebagai pemersatu pemuda dan warga masyarakat Sleman, jangan sampai karena PSS Sleman tidak berprestasi pemuda dan warga masyarakat Sleman kesatuannya terpecah belah karena banyak pemuda dan warga masyarakat Sleman beralih mendukung tim dari Kota atau Kabupaten lain.
5. Jika klub Real Mataram tidak bisa memenuhi syarat yang diajukan maka tidak ada MERGER/ BATAL dan PSS memulai kompetisi dari AMATIR dan TIDAK MENGHENDAKI Stadion Maguwoharjo disewakan/digunakan oleh tim Real Mataram.
Demikian hasil Sarasehan ini kami sampaikan. Semoga hasil keputusan ini dapat bermanfaat bagi Slemania dan bisa menjawab apa yang selama ini menjadi pertanyaan anggota Slemania.
[ by : Pengurus Pusat Slemania ]


