10 March 2007
(GINASTEL MBAH DIRUN). Ada sebuah oleh-oleh dari Palembang, setelah “The Slems” PSS Sleman dikalahkan tuan rumah Sriwijaya FC dengan skore tipis 0-1, setidaknya Rahmad Darmawan yang memberikan penilaian kepada skuad PSS Sleman. Ada yang tidak jalan dalam skuad PSS Sleman !!
Seorang Kurniawan Dwi Yuliyanto dan Nugroho Adiyanto, yang pernah memperkuat PSS Sleman memberikan representasi kepada tim PSS Sleman.
Ada yang tidak dapat di-presentasikan dalam skuad PSS Sleman !!!
Untuk menjawab statement diatas sebenarnya tidak sulit, tetapi diperlukan pemahaman yang menyeluruh dari arti sebuah Squad PSS Sleman. Prestasi yang fluktuatif PSS Sleman memberikan gambaran bahwa ada yang tidak jalan dalam skuad PSS Sleman, atau tidak dapat konsentrasi sepanjang pertandingan menggambarkan bahwa ada yang tidak dapat di-presentasikan dalam skuat PSS Sleman
Menghadapi laga kandang melawan Persema Malang, Minggu (11/3) di Stadion Maguwoharjo Sleman, PSS Sleman harus sudah dapat melupakan kekalahan beruntung dikandang lawan dan kebangkitan dari seluruh unsure yang terlibat dalam skuad PSS Sleman itulah yang harus dipaparkan kepada Slemania, supporter yang setia memberikan dukungan kepada Fajar Listiyantoro dkk
Lini pertahanan PSS Sleman, siapapun yang akan diturunkan sang pelatih Horacio A Montes sudah sangat teruji. Zaenal Fanani, Oyebode George, Andri Yoga, Anderson da Silva, Urip Istiadji atau Dedi Sutrisno mampu diandalkan untuk membendung Franco Hitta, Raul Reyes Gonzales, Hector Velasquez, dan Nurul Huda. Hanya factor kelelahan dan kurangnya konsentrasi, terutama menjelang pertandingan usai menjadi penyebab kegagalan PSS Sleman dalam mempertahankan gawang Dwi Adi Nugroho
Pelatih Persema Malang, Rohanda mempunyai keistimewaan dalam menerapkan pola permainan, yaitu berusaha untuk mempertahankan center line, Bima Sakti, Hector Velasquez mempunyai kapasitas untuk bertarung terbuka. Dan sebuah harga mati buat Horacio A Montes untuk dapat merebut lini tengah tersebut, untuk itu Iman Rohmawan, Fajar Listiyantoro, Agus Purwoko dan Choirul Anam harus bekerja keras untuk dapat memenangkan centre line. Jujur saja, sebenarnya kalau Horacio A Montes mau menempatkan Castano di gelandang serang tentu akan menambah kekuatan dengan cacatan Castano tetap fight sepanjang pertandingan. Tetapi kalau Castano tidak dapat berkolaborasi di lini tengah bangku cadangan sudah menanti
Kebangkitan Roni Irawan dan Ferry Setiawan sebagai striker local tentu akan menambah motivasi Horacio A Montes untuk menjadi target gol, atau barangkali Juan Dario 'Kartu Mati' Batalla masih dipercaya sang arsitek “The Slems” PSS Sleman ?……………
Yah. Bangkit ….. Berusaha …… Berhasil ...., sebuah tekat yang tidak dapat ditawar-tawar lagi !!!!
[ by : Sri_QQ ]


