15 April 2006
PSS Sleman bertekad merebut poin dari Persmin Minahasa , dalam mengawali putaran kedua Liga Djarum 2006 Grup II di Stadion Maesa, Tondano, Sabtu (15/4) sore ini. Untuk mencapai target tersebut, PSS telah mempersiapkan tim terbaiknya, termasuk menyusulkan Arif Syarifudin (Acong) untuk menggantikan Feby Sofy yang sakit.
Seperti dikatakan pelatih PSS Herry Kiswanto, Jumat (14/4) kemarin, tim asuhannya sudah siap menghadapi Persmin sore ini. Namun ia masih khawatir, karena barisan belakang belum mendapat tambahan pemain, ditambah salah satu pilarnya, Feby Sofy, menderita sakit. Terpaksa ia memanggil pemain pengganti Arif Syarifudin yang baru datang Jumat (14/4) malam, bersama wakil Manajer Drs Kuntadi.
Untuk pemain depan, PSS memang sudah mendapat suntikan dua pemain, Wanderson dan Rocky Puttiray. Maka untuk barisan depan memang tak ada masalah, untuk itu dalam pertandingan sore ini PSS tetap akan main menyerang. Dengan menyerang akan membuat pertahanan tidak terus mendapatkan tekanan, karena pertahanan PSS bila mendapat tekanan terus menerus sering lengah dan membuat lawan mudah menusuk ke kotak penalti.
Tentang Kurniawan, diperkirakan untuk pertandingan sore ini belum dapat diturunkan, tapi dengan masuknya Wanderson dan Rocky sudah bisa mengurangi kemandulan barisan depan PSS selama ini. Tentang Persmin, Herry menyatakan, mereka merupakan satu-satunya klub di Grup II yang selalu menang ketika main di kandang. Dari 7 kali main di kandang Persmin selalu menang. Maka PSS bila mampu menahan seri saja sudah memecahkan rekor Persmin, yang belum pernah kehilangan poin ketika menjamu lawan-lawannya.
Persmin mempunyai duet pemain asing yang cukup berbahaya, yaitu Gray dan Daniel Compos. PSS harus bisa menghentikan kedua pemain tersebut saat membawa bola ketika memasuki daerah pertahanan PSS. Pihaknya juga mohon doa restu pada masyarakat Sleman, agar sore nanti PSS mampu merebut poin.
Sementara itu Sekretaris PSS, Drs Bambang Nurjoko mengatakan, Jumat (14/4) kemarin ia baru pulang dari Jakarta mengurus adiministrasi Kurniawan. Surat-surat Kurniawan kini semua sudah masuk PSSI ataupun BLI. Kini tinggal menunggu International Transfer Certificate (ITC) dari Liga Malaysia. “PSS tinggal tunggu ITC tersebut. Bila itu sudah turun, Kurniawan segera dapat dimainkan. Bila lancar, saat menghadapi Persibom diperkirakan sudah dapat diturunkan,” jelas Bambang. Sedang untuk pemain bertahan belum didapat, namun PSS terus mencari dan diharapkan sebelum 22 April 2006 sudah mendapat pemain baru.
Sedang Manajer Tim PSS Hendricus Mulyono ketika dihubungi mengatakan, untuk pemain bertahan PSS masih mencari, namun sampai kemarin beberapa pemain yang dihubungi belum datang. “Sanggup atau tidak mereka bergabung di PSS dapat dilihat Sabtu sore. Bila pemain itu masih main di klubnya, berarti ia tak sanggup namun kalau tak dimainkan ada peluang besar masuk PSS,” ujar Mulyono yang tak bersedia menyebut nama pemain itu.
Tentang pertandingan sore ini, PSS diharapkan dapat merebut poin dari Persmin. Masuknya Wanderson dan Rocky Puttiray, diharapkan bisa membuat barisan depan semakin tajam dan bisa membobol gawang Persmin yang selama putaran pertama selalu menang di kandang.
[ by : admin,sumber:kedaulatan rakyat ]


