15 March 2006
PSS bertekad untuk memecahkan rekor Persik yang belum terkalahkan dalam lanjutan Kompetisi Liga Djarum 2006 di Stadion Tridadi, Sleman Rabu (15/3) sore ini. Tim Laskar Sembada telah menyiapkan pasukan terbaiknya dan siap untuk berjuang keras untuk merebut kemenangan dari tim ‘Macan Putih’ Kediri tersebut.
Pelatih PSS Herry Kiswanto dalam latihan terakhir Selasa (14/3) pagi kemarin mengatakan, kegagalan PSS merebut kemenangan di kandang dalam tiga pertandingan sebelumnya akan ditebus sore ini. Semua pemain juga dalam kondisi bagus dan termotivasi untuk merebut kemenangan dari klub yang kini berada di puncak klasemen sementara Grup II dan belum terkalahkan itu.
Minusnya Feby Sofy sudah disiapkan Aceng atau Mashadi, kini tinggal siapa nanti yang paing siap. Selain itu kelemahan PSS di barisan depan juga terus dibenahi dan diharapkan sore nanti mampu mencetak gol ke jala lawan. PSS juga telah menyiapkan penembak-penembak bola mati dari second line ataupun dari titik penalti. “Selain Anderson bisa juga dilakukan oleh M Ansori ataupun Fatecha sendiri,” lanjut Herry.
Sedang pelatih Persik Kediri yang juga mantan pelatih PSS Daniel Roekito mengatakan, walaupun menghadapi PSS yang tahun sebelumnya ia pegang, namun ia sebagai pelatih tetap profesional. Persik tetap akan bermain semaksimal mungkin untuk tidak kalah dalam pertandingan sore nanti. “Menghadapi PSS sore nanti dua pemain belum tentu dapat diturunkan karena cedera yaitu Haryanto dan Agus Indra. Tetapi Persik telah menyiapkan penggantinya bila mereka terpaksa duduk di pinggir lapangan,” kata Daniel.
Persik yang kini belum terkalahkan memang menjadi sasaran calon lawan-lawannya untuk menumbangkan Persik. Hal ini memang sudah dipahami oleh semua pemain ataupun pelatih, sehingga Persik selalu waspada dan selalu tampil maksimal agar rekor tak ditumbangkan lawan,” kata Daniel.
Tentang PSS, Daniel menilai saat ini tim PSS semakin kaya, karena saat Ia di Sleman PSS hanya mendapatkan dana Rp 4 Milliar, sedang sekarang Rp 9 Milliar, maka tim ini diperkirakan semakin bagus. Maka Persik juga akan hati-hati untuk menghadapi tim Laskar Sembada sore nanti. Tentang materi PSS ia memang belum tahu banyak, namun dari hasil yang telah dicapai, PSS merupakan tim yang bagus. Untuk itu Persik memang harus mampu tampil maksimal, agar rekor tak terkalahkan bisa dipertahankan.
1.000 Persik Mania Datang
Sementara itu Ketua Umum Slemania R. Supri Yoko menyatakan, dalam pertandingan sore nanti Slemania akan menerima 1.000 pendukung Persik yang tergabung dalam Persik Mania. “Pengurus Persik Mania Andi dkk telah datang ke Sleman dan mereka langsung mengadakan koordinasi dengan Slemannia untuk mengurus tiket ataupun masalah tempat duduk.
Mereka akan datang pagi dan siang ini menggunakan Kereta Api dan sebagian bus. seperti saat melawan Persela, mobil-mobil dari tamu akan ditempatkan di sekitar lapangan Pemda Sleman. Sedang untuk tempat duduk sudah dikoordinasikan dengan panpel. Mereka akan masuk lewat satu pintu dan ditempatkan di sebelah utara tribun tertutup yang sebelumnya ditempati oleh suporter LA Mania dari Lamongan.
Sedang Slemania sendiri tetap akan memberikan dukungan pada PSS secara penuh bahkan sore nati akan diwarnai dengan ultah Slemanona ke-3 dengan acara potong tumpeng. Maka Slemania sore nanti akan tampil lebih menarik dibanding sebelumya. “Semua Laskar akan turun untuk memberikan dukungan pada PSS agar dalam mengakhiri home terakhir di putaran ini ditutup dengan kemenangan,” kata Yoko.
Ia juga berharap pada semua Laskar agar saat menuju Stadion atau pulang dari Stadion tak usah ‘menggeber’ motor apalagi dengan knalpot di ‘blombonmg’ini menggangu pengguna jalan yang lain. Setiap Laskar akan lebih baik bila memberikan dukungan di dalam Stadion dengan berbagai atraksi yang kreratif dari pada menggeber motor di jalanan.
[ by : admin sumber :kedaulatan-rakyat.com ]


