08 January 2006
Pemerintah Kabuaten Sleman merencanakan tidak akan memberi nama stadion yang kini sedang dibangun. Nama stadion itu akan dilelang dengan sistem sewa, sehingga pemenang lelang dapat memberi nama stadion sesuai yang dikehendaki penyewa.
Bupati Sleman Drs. Ibnu Subiyanto menyatakan besarnya sewa atau lelang telah ditentukan, yakni Rp 1 milyar per tahun dan lamanya kontrak minimal lima tahun. Kebijakan ini selain untuk menambah pemasukan pemerintah daerah juga untuk memberi kesempatan pelaku usaha dalam berpromosi, karena stadion ini sangat efektif sebagai sarana promosi.
Menurut Bupati yang juga Ketua Umum PSS ini, setelah masa kontrak habis, pemberian nama stadion itu dilelang kembali, begitu seterusnya sehingga nama Stadion Sleman nanti berganti-ganti sesuai selera penyewa. Pembangunan Stadion Sleman di Dusun Jenengan, Desa Maguwoharjo, Kecamatan Depok, saat ini telah selesai 60 persen dari yang direncanakan.
Sebanyak 20,5 Milyar rupiah dianggarkan dari APBD 2006 untuk melanjutkan pembangunan Stadion Sleman. Dengan dana tersebut, diharapkan pembangunan akan mencapai sekitar 80 persen, sehingga sudah bisa dipakai. Bagian yang kemungkinan besar belum dirampungkan adalah atap stadion yang ada di kedua sisi lapangan.
[ by : admin ]


