12 November 2005
PSS akan tampil dengan 1 pemain cadangan kiper, dan 1 nonkiper dalam pertanding leg kedua semifinal Copa Indonesia melawan Arema. Kondisi ini terjadi M.Ansori dan Anderson da Silva harus absen karena terkena akumulasi kartu kuning.
Saat pertandingan leg pertama, wasit Djajat Sudradjat memberikan kartu kuning kepada M. Ansori, Anderson da Silva, dan Bona Simanjutak. Padahal M.Ansori sudah pernah mendapatkan kartu kuning pada babak sebelumnya ketika menghadapi Persita Tangerang, sedangkan Anderson menerima kartu kuning saat PSS menghadapi Persiba Bantul.
Asisten Pelatih PSS menyayangkan kepemimpinan wasit Djajat Sudrajat yang dinilai banyak merugikan PSS. "Kartu kuning untuk Ansori, dan Anderson tidak seharusnya diberikan oleh wasit", ujarnya. Anderson misalnya diberikan kartu kuning karena dinilai 'ngeyel' pada wasit saat membangun pagar betis di jantung pertahanan PSS.
Dengan absennya kedua pilar PSS, maka tim ini tinggal memiliki 13 pemain yang terdiri dari 2 orang kiper yaitu Didik Tri Yulianto, dan Adi Gesang Saputra, dan 11 pemain nonkiper. Pemain-pemain tersebut adalah Kahudi WW, Nugroho Adyanto, George Oyebode, Fajar Listiyantoro, Slamet Riyadi, Bona Simanjutak, Andri Siswanto, Seto Nurdiantoro, M. Eksan, Yves Kalamen, dan Talaohu Abdul Musafri. Pelatih sementara PSS, Haryadi berjanji akan berusaha memaksimalkan materi pemain yang ada.
[ by : pei ]


