10 November 2005
PSS Sleman harus mengakui keunggulan Arema Malang di kandang sendiri dalam first leg semifinal Copa Indonesia 2005 dengan skor 0-2 di Stadion Tridadi Sleman, Kamis (10/11).
Salah satu faktor penting kekalahan tim Elang Jawa tersebut adalah persiapan dan materi tim yang seadanya. PSS yang sudah mengalami defisit keuangan tahun ini terpaksa mengadakan langkah penghematan yang berpengaruh pada penampilan mereka di lapangan.
Dalam pertandingan tadi sore, seluruh pemain PSS seperti tidak menemukan arah permainan yang menjadi ciri khas mereka selama ini. Akibatnya, pertahanan mereka yang digalang oleh trio Kahudi, Nugroho Adiyanto, dan George Oyedepo selalu mendapat gempuran dari barisan penyerang Arema Malang.
PSS harus tertinggal terlebih dahulu pada babak pertama menit ke-30 saat tendangan voli Emalue Serge tidak mampu ditangkap oleh kiper Didik Tri Yulianto. Kedudukan 0-1 bertahan hingga waktu turun minum.
Pada babak kedua praktis dengan pemain yang terbatas, PSS hanya mampu menerapkan serangan balik yang selalu kandas di barisan pertahanan tim Singo Edan yang tampil cukup taktis menggalang pertahanan.
PSS sebenarnya mendapat kesempatan untuk menguasai pertandingan setelah gelandang Arema, Sutaji harus rela dikeluarkan dari pertandingan karena mendapat dua kartu kuning dari wasit. Meski demikian, keadaan tersebut tidak mampu dimanfaatkan dengan baik oleh tim tuan rumah.
Bahkan, 10 menit menjelang bubaran kembali gawang Didik Tri Yulianto harus kebobolan akibat kesalahan yang dilakukan salah satu pemain belakang PSS. Tertinggal 0-2 membuat SLEMANIA, barisan pendukung PSS Sleman meluapkan kekecewaan mereka dengan melemparkan berbagai benda ke lapangan.
Pertandingan sempat terhenti tak kurang dari 5 menit. Setelah agak mereda, wasit kembali meneruskan pertandingan. Ketinggalan yang cukup jauh tersebut sulit dibalas oleh kubu tuan rumah PSS Sleman.
Dengan kemenangan ini peluang Arema pada second leg di Stadion Gajayana Malang pada Minggu (13/11) nanti terbuka untuk memenangkan pertandingan sekaligus melaju ke grand final Copa Indonesia 2005 di Stadion Gelora Bung Karno pada 18 November 2005 mendatang. Arema akan menghadapi pemenang antara Persija Jakarta dan PSMS Medan.
[ by : pei ]


