24 September 2005
PSS lewat pelatihnya Daniel Roekito mengaku tetap tidak terpengaruh dengan dihukumnya Persebaya berkaitan aksi mogok main di Liga Djarum 2005.
Persebaya pada 29/9 nanti sebenarnya dijadwalkan akan bertanding melawan PSS Sleman dalam ajang Copa Dji Sam Soe. Namun pelanggaran keras yang dilakukan Persebaya mengakibatkan klub asal Surabaya ini di ganjar tegas dengan dilarang tampil selama 2 tahun plus denda 25 juta.
Alhasil, PSS yang sedianya telah siap menjamu Persebaya di Piala indonesia secara otomatis melangkah ke babak semi final tanpa harus bertanding.
Namun keputusan PSSI ini tidak membuat PSS senang. Pelatih Daniel Roekito mengungkapkan hal itu di sela-sela latihan rutin di Tridadi kemarin. "saya masih berharap kita akan bisa bermain melawan Persebaya di babak delapan besar" ungkapnya.
"apapun yang akan terjadi, kami lebih senang jika PSS bertanding. Dan hasil terakhir bukan menjadi soal" terangnya.
Di tambahkan Daniel Roekito bahwa perkara menang dan kalah dalam sepakbola adalah hal yang lumrah dan PSS lebih senang jika melaju ke semi final dengan susah payah melalui sebuah pertandingan.
Oleh sebab itu, Daniel Roekito tetap menyiapkan pasukannya dengan tetap menjalani latihan rutin di markas kebesaran Tridadi, Sleman. "kita tetap siapkan tim dengan maksimal, lagi pula ini juga bagian dari ikatan kontrak dengan PSS".
[ by : kojek ]


